Tampilkan postingan dengan label Belanja Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belanja Online. Tampilkan semua postingan

Cara Belanja Online di Shopee

Cara Belanja Online - Di era sekarang ini, belanja tidak lagi dilakukan secara konvensional, kemajuan teknologi internet telah mengubah gaya hidup manusia dalam bertransaksi untuk belanja online. Kini belanja tidak harus tatap muka dengan pembelinya. Namun lebih dari itu, bisa dilakukan secara online. Jual beli secara online tidak lagi membatasi transaksi anatara penjual dengan pembeli. Dengan jual beli online kita bisa bertransaksi jual beli meskipun lokasi sangat jauh atau tidak memungkinkan untuk tatap muka.

Di Indonesia sudah banyak marketplace yang memfasilitasi untuk kegiatan belanja online agar belanja lebih aman dan terhindar dari penipuan. Karena belanja online sangat rentan terjadinya penipuan. Namun jika anda sudah tahu cara dan prosedurnya, anda akan terhindar dari segala hal negatif yang tidak diinginkan.

cara belanja online di shopee
Toko Online Shopee
Bagi pemula yang ingin mencoba untuk belanja online, saya sangat menyarakan anda untuk belanja online di situs marketplace yang sudah ternama atau memiliki brand nama besar yang sudah tidak perlu diragukan lagi kredibiltasnya. Seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Zalora, dll. Karena marketplace atau ecommerce ini menjadi penghubung atau perantara antara penjual dan pembeli sehingga anda akan merasa aman dan nyamana dari segala tindak penipuan saat belanja online.

Berikut ini kami berikan panduan cara belanja online melalui Shopee.

Cara daftar dan belanja online di Shopee

1. Silahkan kunjungi situs toko online dari shopee melalui link berikut https://shoppe.co.id

2. Kemudian klik daftar

Situs Shopee


3. Lakukan pendaftaran dengan mengisi formulir


 Keteraangan:
  • 1: Masukkan nomor telepon, kemudian klik menu di sampingnya "Kirim kode verifikasi".
  • 2. Kemudian cek sms yang masuk, dan masukkan kode verifikas pada klom kedua
  • 3. Kemudian masukkan nama anda
  • 4. Masukkan password
  • 5. Masukkan kembali pasword anda
  • 6. Masukkan kode captcha yang muncul di samping
Kemudian klik "Daftar"
Jika anda tidak mau repot anda bisa mendaftar menggunakan akun facebook agar lebih praktis. Pastikan anda sudah login terlebih dahulu di akun facebook.

4.  Jika sudah mendaftar, silahkan cari barang yang ingin kamu beli. Atau ketik di kolom pencarian


5. Selanjutnya, klik menu "Beli Sekarang"


 #Penting untuk diperhatikan!
Perhatikan reputasi penjual, anda bisa melihat reputasi baik atau buruknya penjual dari penilain para customer mereka, bisa dilihat dari penghargaan atau jumlah bintang yang dimiliki. Pastikan anda memilih penjual yang sudah terpercaya baik dari segi pelayanan atau kualitas produknya dari penilaian pembeli lainnya dengan melihat jumlah bintang yang dimilikinya.


6. Jika sudah sesuai harapan silahkan klik menu "Checkout"

7. Selanjutnya pilih metode pembayaran.
Jika melalui transfer bank atau kartu kredit silahkan pilih salah satunya. Untuk mempermudah bangi anda yang tidak memiliki akun bank, bisa memilih metode pembayaran melalui Indomaret. Pada tutorial ini kami memilih pembayaran melalui Indomaret agar lebih mudah dan bisa diterapkan untuk semua konsumen yang ingin mencoba belanja online.

8. Selanjutnya klik "Ok"


9. Selanjutnya catat kode transaksinya dan berikan kepada customer service di Indomaret.


10. Jika telah melakukan pembayaran maka akan diberikan bukti pembayaran yang sudah distempel oleh petugas di Indomaret.

11. Selanjutnya anda tinggal menunggu barang sampai tujuan.


Sekian dulu panduan atau cara belanja online di Shopee, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang baru mencoba untuk belanja online khusunya di Shopee. Terima kasih.

Read more

Tips Belanja Online, Agar Terhindar dari Penipuan!

Apakah anda sudah pernah berbelanja online? Jika belum pernah, pasti anda selalu berpikir negatif tentang belanja online, benar gak? Yups...Pikiran negatif pasti ada bagi anda yang belum berpengalaman belanja online. Berdasarkan pengalaman pribadi Saya ketika mendengar istilah belanja online, Saya selalu berpikir negatif tentang hal-hal yang berbau online, kenapa? Karena waktu itu saya kurang paham tentang dunia online.

Apakah di dunia online itu banyak penipu? Pasti ada. Tapi, menurut pengalaman saya pribadi, malah saya lebih banyak menemukan orang-orang jujur di dunia maya atau di dunia online. Bahkan saya berani menyimpulkan lebih banyak orang yang jujur ketimbang yang memiliki niat yang tidak baik.

Ah, yang benar? Bukannya dunia maya itu resiko penipuannya sangat besar? Resiko pasti ada, tapi bagaimana cara kita meminimalisir resiko tersebut agar terhindar dari segala jenis kejahatan di dunia online.
Tips Belanja Online
Belanja Online

Jujur saja, menurut pengalaman pribadi. Saat pertama kali mencoba untuk belanja online, saya selalu berpikir saya akan tertipu, apakah barang bisa sampai tujuan, uang bakal hilang gak jelas, dan pertanyaan lainnya yang bikin saya berpikir seribu kali untuk belanja online.

Apakah anda juga berpikir demikian? Jika iya, anda tak perlu hawatir, itu hal yang manusiawi artinya itu sudah menjadi hal yang wajar, sifat tersebut menunjukkan bahwa anda adalah manusia yang normal.


Alhamdulillah, sejak pertama kali terjun di dunia online dan sampai sekarang saya tidak punya pengalaman kena tipu, semoga hal tersebut tidak akan terjadi. Selama kita tetap waspada dan berhati-hati, insyaallah hal-hal tersebut tidak akan terjadi menimpa kita.


Saya lebih sering belanja online daripada belanja offline, karena saya sudah merasa ketagihan belanja online. karena belanja online lebih mudah dan gak ribet, gak perlu capek-capek nyari barang ke toko dan kendala teknis lainnya yang menghambat dan melelahkan jika dibandingkan belanja konvensional.

Ok, langsung saja saya bagikan tips belanja online di internet agar terhindar dari penipuan. Tips ini berdasarkan pengalaman pribadi ya...

Tips Belanja Online Agar Terhindar dari Penipuan

#Tips Pertama


Pilihlah toko online yang terpercaya

Di Indonesia sudah banyak toko online yang terpercaya, yang kredibilitasnya sudah tidak perlu ditanyakan lagi, karena sudah bertahun-tahun menjadi situs e-commerce yang sudah dipercaya oleh para pelanggannya. Belanja online di situs ternama tentu akan mengurangi resiko anda untuk tertipu dalam belanja online, karena situs e-commerce sudah dilengkapi sistem pengaman dalam bertransaksi, sehingga menambah kenyamanan bagi penggunanya. Misalnya, Tokopedia juga memiliki sistem OTP (one time password) seperti yang digunakan bank besar di Indonesia. Namun fitur-fitur keamanan ini akan kurang berguna jika user sendiri juga tidak berhati-hati.

Beberapa toko online/market place yang terpercaya di Indonesia seperti:

  • Tokopedia
  • Bukalapak
  • Lazada
  • Zalora
  • Blibli.com
  • Bineka
  • Elevenia
  • dll.
Belanja online memang sangat menyenangkan, tetapi para online shopper harus tetap hati-hati bertransaksi online, agar terhindar dari kasus penipuan.

#Tips Kedua

Cek kredibilitas dari situs tempat belanja

Jika anda memutuskan untuk mencoba belanja di toko online yang bukan market place yang sudah kami sebutkan di atas. Atau toko online yang sifatnya milik pribadi, anda perlu waspada saja. Karen, meskipun toko online pribadi, banyak kok yang terpercaya, anda harus lebih teliti dalam memilihnya agar terhindar dari segala bentuk penipuan.

Pilih website yang terpercaya dan sudah memiliki kredibilitas dalam dunia jual-beli online. Atau cari terlebih dahulu informasi terkait situs tersebut ataupun bertanya kepada teman dan keluarga yang sudah pernah bertransaksi melalui situs tersebut. Jangan lupa untuk membaca kebijakan-kebijakan dari situs jual-beli online tersebut, apakah ada garansi barang hingga kebijakan tentang pengembalian uang jika barang yang sudah dibeli diterima dalam keadaan cacat. Pastikan tidak ada kebijakan yang merugikan pembeli, serta pastikan pula data-data pribadi akan dilindungi dan tidak disebarluaskan ke pihak lain.

#Tips Ketiga

Jangan tergiur dengan harga murah

Harga murah, sering menjadi indikasi terjadi penipuan. Tapi, tidak semua yang harga murah itu berarti punya niat menipu. Anda jangan sampe salah menyimpulkan. Bisa jadi harga sedang diskon sehingga harga lebih murah dari harga pasar. Tapi, kebanyakan harga yang murah, sering terindikasi adanya penipuan.

Untuk memastikan harga produk yang ingin dibeli, baiknya konsumen mencari tahu kisaran harga produk tersebut di pasaran, sehingga tidak akan mudah tertipu dengan toko yang menjual produk tersebut dengan harga miring.

Untuk toko online yang sudah terpercaya, biasanya sering melakukan diskon jika ada momen-momen hari besar, atau hari yang istimewa di Indonesia, misalnya hari kemerdekaan, hari pahlawan dan hari-hari lain yang bersejarah atau hari penting lainnya. Selain hari istimewa tadi, biasanya diskon sering dilakukan saat produk tersebut baru launching atau baru diluncurkan sehingga dilakukan harga promosi/diskon.

Semoga anda bisa membedakan diskon yang kondisional dengan diskon yang dibuat oleh orang berniat untuk menipu.

#Tips Keempat

Baca deskripsi produk dengan teliti

Sebelum memutuskan untuk membeli satu produk, pembeli wajib membaca informasi atau deskripsi terkait produk tersebut terlebih dahulu dengan teliti. Jangan sampai produk tersebut tidak sesuai dengan apa yang di harapkan. Jika ada yang kurang jelas, langsung hubungi penjual bersangkutan untuk mengetahui lebih detail tentang produk yang diinginkan.

Bila perlu anda lakukan review telebih dahulu tentang produk yang akan anda beli, dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya di internet, anda bisa browsing terkait produk yang akan anda beli dan mencari review barangnya di Youtube agar anda tidak salah dalam membeli produk.

#Tips Kelima

Rekening pribadi atau perusahaan?

Saat melakukan transaksi jual-beli online melalui web, hindari mentransfer dana ke nomor rekening pribadi. Pilihlah website yang memiliki rekening atas nama badan usaha seperti PT atau CV, yang keamanannya sudah pasti lebih terjamin. Rekening ini biasanya disebut dengan rekening bersama (rekber) atau escrow system, yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli, serta bisa meminimalisir tindakan penipuan.

Cara kerjanya, uang yang ditransfer oleh pembeli akan tertahan pada pihak perantara hingga barang sampai ke tangan pembeli. Saat barang sudah sampai ke pembeli dengan kondisi yang baik, barulah dana yang dibayarkan pembeli, diterima oleh pihak penjual. Salah satu tempat berbelanja online yang menyediakan fasilitas ini adalah Tokopedia

Tapi, tidak menutup kemungkinan juga toko online milik pribadi banyak juga yang terpercaya. Intinya anda harus tetap teliti dalam bertransaksi online.

#Tips Keenam

Cek kredibilitas penjual

Konsumen bisa menilai kredibilitas penjual dengan melihat testimoni atau review yang diberikan oleh pembeli-pembeli lain yang sebelumnya sudah pernah membeli dari toko yang bersangkutan. Kalau review yang diberikan oleh pembeli positif, maka silakan lanjutkan untuk bertransaksi di toko tersebut. Namun jika reviewnya kurang baik, lebih baik cari toko online lain yang menjual produk tersebut.

Testimoni merupakan bentuk kesaksian dari para konsumen atau pelanggan dari toko online tersebut, testimoni ini biasanya dibuat oleh para pembeli yang sudah melakukan transaksi dengan toko online tersebut. Testimoni biasanya dibutuhkan jika toko online itu milik perorangan atau belum begitu meyakinkan buyer atau pembeli. Anda juga harus bisa membedakan testimoni asli dengan fake atau palsu.

#Tips Ketujuh

Periksa kembali pesanan

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan kembali bahwa produk yang di pesan sudah sesuai. Selain itu, pastikan untuk memasukkan alamat dan nomor telepon dengan benar. Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan pada saat proses pengiriman barang.

Jangan sampai anda salah memasukkan alamat pengiriman, salah tulis bisa menyebabkan barang pesanan anda tidak bisa samppai ke tujuan, atau rumah anda.. Berhati-hatilah dalam mengisi data saat melakukan order. Jangan sampai kesalah anda sendiri, memponis toko online tersebut yang melakukan penipuan, padahal ini dalah kesalahan anda yang tidak teliti dalam memberikan informasi ke penjual.

#Tips Kedelapan

 Asuransikan

Baiknya minta penjual untuk menambahkan asuransi di pengiriman. Lebih baik bayar lebih, untuk biaya asuransi tersebut, yang penting pesanan datang dalam kondisi yang baik.

Untuk asuransi, biasanya jika anda membeli produk yang harga mahal, misalnya harga sudah melebihi satu jutaan. Jika barang tersebut sudah tergolong mahal, alangkah baiknya anda menggunakan asuransi, bayar lebih sedikit gak apalah yang penting barang aman, dari segala bentuk kerusakan saat pengiriman. Misalnya barang-barang elektronik yang rentan terjadi kerusakan saat pengiriman.

Untuk mengantisipasi itu bisanya pihak kurir sudah menyiapkan asuransi sehingga barang akan dipacking lebih aman menggunakan kayu, sehingga aman terhadap goncangan dan benturan saat pengiriman.

#Tips Kesembilan

Simpan bukti transaksi

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kita wajib menyimpan bukti transaksi seperti resi transfer dan histori percakapan dengan penjual, hingga transaksi benar-benar selesai. Jadi apabila terjadi kesalahan pengiriman atau penjual menyatakan belum menerima pembayaran, pembeli bisa menunjukkan bukti-bukti tersebut kepada penjual.

Semoga tips ini berguna bagi anda yang belum pernah belanja online, sehingga anda terhindar dari segala bentuk penipuan saat belanja online.
Read more

Pengalaman Return Barang di Tokopedia

Kali ini saya ingin mencoba berbagi pengalaman, yang bisa dikatakan kurang enak, kenapa? Karena barang yang saya pesan ternyata tidak komplit. Kok bisa? Entahlah, saya juga bingung, padahal segel produk masih utuh tanpa ada yang rusak. Barang yang saya pesan sebuah kamera samsung tipe WB250. Kamera ini adalah tipe kamera poket namun kualitas gambarnya lumayanlah mendekati kamera berkelas DSLR atau Mirorrles. Sehingga saya sangat kepincut saat melihat dan menonton video riviewnya di Youtube.

Setelah melihat berbagai referensi di Google dan Youtube akhirnya saya mencoba memutuskan untuk membelinya di toko online yang menjadi favorit saya saat belanja online, yaitu Tokopedia. Entahlah, kenapa saya lebih senang belanja di 'toped' (singkatan dari tokopedia) ketimbang di situs e-commerce yang lainnya seperti Lazada, Bukalapak, dan sejenisnya. Meskipun saya pernah mencoba belanja di situs toko online yang lain selain di Tokopedia, namun saya lebih senang aja belanja di toped. Karena, meurut saya di toped barang yang dijual lebih lengkap, dan menu navigasi websitenya lebih mudah digunakan (user friendly)
Return Barang Tokopedia
gambar : tokopedia.com

Kembali ke cerita. Setelah memesan dan deal dengan penjual, saya langsung meluncur ke ATM terdekat untuk melakukan pembayaran. Saya gak perlu pikir panjang karena rencana membeli kamera ini sudah saya pikirkan secara matang sebelum membelinya. Setelah melaukan konfirmasi ke pihak toped setelah beberapa jam sudah pembayaran sudah diverifikasi oleh tokopedia. Dan saatnya menunggu barang yang sudah di pesan.

Setelah beberapa hari kemudian penantian barang pun tiba. Biasanya barang sampai tujuan alamat saya minimal dalam jangka waktu 3 hari kadang lebih tergantung pihak ekspedisi pengiriman dan bahkan pernah sampai satu minggu baru sampai. Tapi, rata-rata pengiriman barang ke tempat saya memakan waktu 3 hari. Baik menggunakan JNE maupun jasa Pos, tidak ada perbedaan yang mencolok kecuali menggunakan paket yang reguler dari JNE dan Pos agak sedikit lama dari biasanya.
Retur Barang di Tokopeda

Setelah barangnya sampai. Saya pun langsung membuka isi paket yang dikirimkan penjual. Segel kotak pembungkusnya sangat rapi dan aman sekali. Saat membuka isinya saya sangat kaget! Apakah ada yang salah? Wow.. aku jadi kaget baterainya kok gak ada! Astaga! Padahal dari segelnya masih utuh tidak ada yang terbuka. Tanpa pikir panjang saya langsung menghubungi penjual di forum yang  sudah disediakan toped melalui kolom komentar dari produk yang saya beli.

Tokopedia

Alhamdulillah penjualnya sangat respon dan baik banget dan menerima keluhan yang saya sampaikan dengan baik dan bersedia menerima return barang dan pengembalian uang pembayaran barang saat barangnya sudah sampai.

Alhamdulillah semua masalah terselesaikan degan baik tanpa sedikitpun gangguan meskipun mesti kirim balik barangnya kena ongkir tambahan gak apa-apalah daripada barangnya gak kepakai karena gak tahu harus nyari dimana untuk beli baterainya. Jadi, lebih baik direturn saja.

Sekian dulu cerita pengalaman saya return barang di tokopedia, semoga bisa menambah pengetahuan bagi anda yang belum pernah return barang di tokopedia.
Read more

Cara Mengecek Kiriman Barang Lewat JNE

Bagi anda yang hobi belanja online ataupun belanja online. Pengriman jasa menggunakan ekspedisi JNE merupakan yang paling banyak dipilih oleh para online shopping, karena kualitas dan jangkauan ekspedisi yang sudah me-Nusantara. Dan, memiliki banyak kelebihan di anatara jasa pengiriman lainnya. Jika anda memilih jasa pengiriman JNE dan untuk mengetahui status pengiriman barang, silahkan anda baca panduan berikut!

Berikut cara melakukan pengecekan status barang di JNE

1. Buka situs JNE >>http://www.jne.co.id/
2. Pada pilihan"Trace & Tracking" , masukkan nomor resi pengiriman,
3. Kemudian klik "Tracking", secara otomatis akan muncul status dari barang kiriman anda.

Cukup mudah bukan? Semoga artikel ini bermanfaat buant anda yang sedang mencari informasi tentang Cara mengecek kiriman barang lewat JNE.
Read more

Cara Mengecek Status Kiriman Barang Lewat Pos

Bagi anda yang hobi dengan online shoping alias belanja online, tidak terlepas dengan jasa ekspedisi pengiriman barang. Biasanya pihak toko online menawarkan 2 jenis pengiriman barang bisa menggunakan jasa Pos atau bisa juga menggunakan jasa JNE. Tentu kedua perusahaan jasa pengiriman barang ini punya kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Nah, bagi anda yang memilih jasa pengiriman melalui Pos Indonesia, anda bisa melakukan pengecekan langsung terkait status barang yang anda beli, dengan memasukkan nomor resi pengiriman yang diberikan oleh pihak penjual.

Berikut cara melakukan pengecekan status kiriman barang lewat Pos:

1. Silahkan anda buka situs Pos Indonesia http://www.posindonesia.co.id/
2. Kemudian pada bagian Lacak Kiriman, silahkan anda masukkan nomor resi yang sudah diberikan oleh pihak pengirim barang, biasanya terdiri dari 11 digit angka.
3. Jangan lupa masukkan Kode Keamanan, kemudian tekan 'Cari Kiriman'


4. Secara otomatis akan muncul statu pengiriman barang anda, dan anda bisa mengetahui tempat keberadaan dari barang yang anda pesan. Berikut contohnya!

Cek Kiriman Pos
Bagaimana? Cukup mudah bukan Cara mengecek status kiriman barang lewat pos, semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat untuk anda yang sedang mencari informasi tentang cara mengecek kiriman lewat Pos Indonesia.

Jika ada yang kurang jelas, jangan segan untuk bertanya di kolom komentar. Terima kasih.

Read more

Kiriman dari Tokopedia Ko' Bisa Nyasar? #2

Hari ini tepatnya hari minggu 24 Januari 2016, saya akan melanjutkan cerita tentang Kiriman dari Tokopedia Ko' Bisa Nyasar?#2 yang sebelumnya sudah saya tulis di postingan  Kiriman dari Tokopedia Ko' Bisa Nyasar? Saat masalah ini hadir saya selalu berusaha mencari informasi terkait hal yang saya alami ini, saya mencoba menanyakannya kepada pihak Tokopedia melalui fanspage facebook, tapi jawaban dari pihak Tokopedia belum begitu memberikan solusi yang tepat. 

Setelah melakukan pengecekan dan melihat status barang kiriman saya melalu situs Pos Indonesia, ternyata ada perubahan sejak pengecekan kemarin. Perubahan terjadi pada lokasi barangnya kini sudah berstatus berada di kota Mataram. Alhamdulillah, ini merupakan angin segar terkait masalah barang kiriman yang sempat nyasar. Semoga barangnya sudah sampai ditujuan besok pagi, biasanya jika sudah berstatus di Mataram ke esokan harinya sudah sampai  tujuan.

Kiriman Nayasar

Tapi, ada suatu hal yang membuat saya bingung, setelah membuka situs Tokopedia, tiba-tiba ada perintah untuk melakukan Review, sementara barangnya belum saya terima. Jika barang belum saya terima otomatis saya tidak bisa melakukan review terkait barang tersebut karena saya belum tahu pasti kondisi, bentuk fisik, dan kualitas barang tersebut. Apakah perintah review ini otomatis muncul dari pihak tokopedia karena status barang di Tokopedia sudah lama sampai.
Kiriman Nayasar

Akhirnya saya langsung menghubungi penjual, dengan menanyakan solusinya. Saya belum berani melakukan review karena barang belum saya terima. Semoga barang kirimannya besok sampai tujuan.


Read more

Kiriman dari Tokopedia Ko' Bisa Nyasar?

Siapa sih yang tidak kenal dengan Tokopedia? Toko online yang satu ini memang sangat menggoda anda jika anda mencoba membuka website-nya karena produk yang ditawarkan memiliki banyak pilihan dan harga pun bervariasi, dari yang termurah hingga yang termahal, mulai dari iklan promosinya yang sering tayang di media Televisi, kini Tokopedia begitu mencuat di kalangan publik sehingga sangat menarik minat para online shooper untuk mencoba berbelanja. Saya pun tak mau kalah untuk mencoba berbelanja di toko online ini.  

Hari ini, saya mempunyai pengalaman yang kurang menyenangkan saat belanja online di Tokopedia. Entah karena apes atau lagi kurang beruntung saya juga bingung, baru kali ini saya punya pengalaman seperti ini. Saya mencoba mengabadikan momen yang kurang hoki di blog ini, untuk berbagi cerita. Mungkin ada di antara teman atau sobat dumay yang mengalami masalah yang serupa dengan saya.

Berikut kronologinya!

Pada hari itu tepatnya tanggal 15 Januari 2016, saya memesan sebuah kaos lengan panjang di sebuah Toko Online terkemuka di Indonesia yaitu Tokopedia. Toko online yang satu ini sudah menjadi favorit saya saat belanja online, alasan sederhana yang membuat saya hobi belanja di sini, karena barang yang dijual sangat banyak pilihannya. Selain itu, Tokopedia juga merupakan toko online yang sangat aman jika anda ingin mencoba berbelanja online. Resiko penipuan pun sangat kecil kemungkinannya terjadi. Fitur review dari Tokopedia sangat membantu anda dalam memilih barang yang berkualitas dan sesuai harapan anda.

Kembali ke cerita saya, selepas memesan kaos di Tokopedia tepatnya hari sabtu memesan barang yang tidak begitu mahal dari segi nominalnya. Saat saya memilih metode pengiriman saya lebih memilih pengiriman lewat pos, karena ongkos pengiriman lewat pos lebih murah dari JNE. Saat itu saya sedikit kesal dengan penjual yang telat mengirim barang, saya order hari jum'at masak dikirimnya hari senin, alasannya sih karena toko libur, saya pun tak mau terlalu lama memikirkan masalah sepele ini.

Setelah dikirim hari senin, saya langsung mengecek status pengirimannya di akun Tokopedia saya, ternyata memang sudah dikirim. setelah 4 hari kemudian tepatnya hari jum'at, saya mendapatkan pemberitahuan di Tokopedia bahwa pesanan saya sudah berstatus sampai dan diperintahkan untuk melakukan konfirmasi penerimaan barang. Saya pun bingung padahal barangnya sampai sekarang belum sampai di tangan saya. Saya pun langsung bergegas menuju kantor pos untuk menanyakannya langsung tentang status kiriman saya tersebut.

Setibanya di kantor pos, saya langsung bertanya kepada customer service bekerja di sana. Dengan menyerahkan KTP dan menanyakannya : 
Mbak ada gak kiriman saya yang sudah sampai? Tolong dicek ya, ini KTP saya.
Perempuan cantik yang menjadi petugas pos itu pun langsung meng- "iya" kan, dan bergegas mencarinya di tempat gudang barang kiriman. Sembari menunggu mbak yang cantik mengecek barang, saya langsung duduk disebuah kursi yang begitu nyaman.

Setelah beberapa saat kemudian pegawai pos pun muncul dan memanggilku untuk memberitahu ku satatus barang kirimanku tersebut, dengan mengatakan:
Mas, barangnya belum sampai, bawa nomor resi pengiriman gak? Biar kami cek status barangnya.
Dari ucapan mbak pegawai pos itu, bahwa status barang saya belum sampai, dan saya dimintai nomor resi pengiriman. Pada hari itu saya tidak membawa nomor pengiriman karena nomor resinya ada di akun Tokopedia dan tidak sempat saya catat.

Saya pun langsung bergegas untuk pulang dengan perasaan ngenes banget, tapi saya harus sabar dan menanyakan lagi ke pihak penjual di Tokopedia.

Setiba di rumah saya langsung membuka akun Tokopedia dan menanyakan kepada penjual tentang status pengiriman barang tersebut. Penjual pun langsung kaget dan mengatakan:
Apakah alamat anda tulis sudah benar?
Saya pun menjelaskan kepada penjual tersebut, selama saya belanja di Tokopedia saya tidak pernah mengalami hal ini, alamat di akun Tokopedia selalu sampai tujuan jika saya memesan barang. Saya pun penasaran untuk mengecek resi tersebut, dan membuka website Pos Indonesia, setelah melihat status pengiriman barang saya sontak kaget, ko' bisa kiriman saya nyasar ke Kupang dan statusnya diterima tapi gagal antar. Kupang itu kan ibu kota provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur), sedangkan alamat saya ada di Lombok, NTB.

Kiriman Nyasar

Saya menunggu kabar baik dari barang itu, apakah akan dikirim ke alamat saya? Saya hanya berharap masalah ini terselesaikan. Saya  hanya pasarah dan berpikir jika memang sudah menjadi rizki saya, pasti akan sampai juga.

Lanjutan ceritanya lihat di postingan berikut!. Klik Next>>

Read more