Thursday, February 1, 2018

Rahasia Membuat Konten Viral di Youtube | Tips Youtuber Sukses

Rahasia Membuat Konten Viral di Youtube |  Menjadi konten kreator di Youtube merupakan peluang baru dalam meraup pundi-pundi Rupiah yang semakin ramai digeluti oleh para konten kreator. Para kreator di Youtube biasa disebut sebagai Youtuber.

Banyak Youtuber sukses menjadi konten kreator di Youtube, sehingga memicu para Youtube pemula untuk ikut menjadi kreator. Tapi sayangnya banyak yang mengira untuk mendapatkan hasil dan kesuksesan di Youtube itu mudah, faktanya tidak semudah yang dibayangkan.

Untuk menjadi Youtuber yang sukses, kamu harus bekerja keras dan terus berinovasi dalam membuat konten yang berkualitas dan bermanfaat buat penonton di Youtube. Karena dengan konten berkualitaslah kita bisa menghadirkan banyak viewer. Salah satunya mampu membuat konten yang viral.

Membuat konten viral ini, ada bermacam-macam. Edho Zell, salah satu kreator video YouTube sukses di Indonesia berbagi mengenai cara yang dilakukannya untuk meramu berbagai video viral.
rahasia-konten-viral
Edho Zell, Salah Satu Youtuber Sukses di Indonesia


Rahasia Membuat Konten Viral di Youtube

Seperti disampaikannya dari atas panggung IdeaFest 2016, Sabtu (24/9/2016), pria yang kini memiliki 1.783.185 pengikut (subscribers) di YouTube itu merangkumnya menjadi 6 Rahasia Membuat Konten Viral di Youtube:


1. 15 Detik Pertama

Rahasia membuat konten viral yang pertama adalah, konten kreator harus mampu membuat video yang menarik di 15 detik pertama. Jika 15 detik pertama sudah menarik perhatian penonton maka besar kemungkinannya video tersebut sangat menarik untuk ditonton.

Hindari memasang logo atau brand produk, logo YouTube atau sejenisnya. Karena itu akan menyebabkan penonton menyimpulkan video sebagai iklan dan malas untuk meneruskan.

“Jadi 5 detik pertama mesti bikin penonton mikir apakah ini video yang bagus atau tidak. Lalu dalam 15 detik, harus menjelaskan keseluruhan video. Misal kalau video komedi, dalam rentang itu mesti ada punchline yang diberikan,” jelas Edho.

2. Durasi singkat

Membuat video yang terlalu panjang akan membuat penonton akan cepat bosan dan langsung menutup video anda. Durasi yang paling pas adalah 3-5 menit. Kecuali untuk video-video tertentu seperti tutorial mungkin tidak jadi masalah berduarsi panjang, karena video tutorial sangat dibutuhkan oleh penonton yang sedang mencari panduan atau tutorial dalam mengerjakan sesuatu untuk memecahkan masalah mereka.

“Kenapa 3-5 menit? Kalau di atas 10 menit, itu ibarat Anda meminta orang untuk investasi ke Anda, tapi orang itu belum kenal. Pertanyaannya jadi, apakah Anda mau spent (habiskan) waktu 10-15 menit untuk sesuatu yang belum kenal?” terang Edho.

“Jika hanya 3-5 menit, ibarat kata untuk mendengarkan basa-basi, tentu orang tidak akan keberatan untuk menyediakan waktunya,” pungkasnya.


3. Isi metadata

Mengisi metadata video yang akan diunggah ke YouTube, misalnya penulisan tag dan deskripsi vide. Ini sangat penting usahakan penggunaan keyword yang tepat sesuai dengan pencarian yang memang banyak dicari penonton. Meski terkesan sepele, metadata ini punya peran penting, yaitu membuat video bisa ter-indeks dengan kata pencarian tertentu.

“Misalnya, saat saya membuat video parodi Mario Teguh. Saya sengaja pasang nama Mario Teguh di depan judul karena orang memang akan memasukkan nama itu ke kolom pencarian,” ujar Edho.

“Artinya, ketika orang meng-klik kolom pencarian, memasukkan nama Mario Teguh, maka video saya jadi salah satu yang akan keluar. Nah, ini fungsinya metadata supaya video bisa dicari,” imbuhnya.

4. Berprilaku Jujur

Konten video yang dibuat sejujur mungkin, jangan sampai memutarbalikkan fakta yang ada. Karena para penonton masa kini cenderung lebih kritis dan bisa saja membully kesalahan yang mereka lihat pada video anda.

“Misalnya membuat video diklaim menggunakan ponsel, tapi ternyata dibuat menggunakan DSLR. Lalu ini ketahuan dari bayangannya. Jangan sampai seperti itu,” terangnya.

“Anak anak zaman sekarang makin pintar. Sedikit kesalahan dalam video bisa di screenshot, dilingkari, diberi titik, lalu ditunjukkan,” pungkas Edho.

5. Karakter media sosial

Selain mengunggah video, jangan lupa untuk memanfaatkan media sosial lain untuk membentuk karakter tertentu. Karakter ini dibutuhkan agar penonton bisa menemukan asosiasi yang mudah untuk mengingat channel YouTube Anda.

“Cobalah untuk memanusiakan media sosial Anda. Sentuhan manusia itu penting. Contoh yang memanusiakan media sosial adalah akun instagram Dagelan, dengan cara menciptakan karakter bernama Dudu,” terang Edho.

6. Utamakan nilai positif


Jangan mudah terkecoh dengan mindset yang keliru bahwa kesuksesan video terlihat dari jumlah views semata. Karena, kesuksesan sebuah video hanya akan terlihat dari sisi nilai yang diberikan pada para penontonnya.

“Contohnya bisa lihat iklan Ada Apa Dengan Cinta 2, iklan Thailand yang ceritanya menyentuh atau lucu tapi ternyata tentang asuransi. Dua hal ini sudah jelas iklan, tapi toh banyak yang rela membagikan,” terang Edho.

“Inilah yang disebut value (nilai). Buat penonton tertawa atau sedih dulu, biarkan mereka menonton, baru setelah itu urusan jualan,” pungkasnya.
Itulah 6 Tips dari Rahasia Membuat Konten Viral di Youtube, semoga tips membuat konten yang viral dari salah satu Youtuber sukses ini bisa memberikan pencerahan bagi anda yang sedang kesulitan membuat konten yang menarik dan berkualitas yang mampu mendatangkan views yang banyak.

Referensi:  kompas.com
Load disqus comments

0 comments